<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<!-- generator="wordpress/2.0.5" -->
<rss version="2.0" 
        xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
        xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
        xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
        >

<channel>
        <title>DetikNews RSS by Dicky</title>
        <link>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/</link>
        <description>DetikNews RSS by Dicky</description>
        <pubDate>Thu, 21 Aug 2008 03:42:00 +0700</pubDate>
        <generator>http://wordpress.org/?v=2.0.5</generator>
        <language>en</language>
	<item>
                <title>Peradi Bentuk Tim Khusus Insiden Pengacara Tewas di PN Jakbar</title>
                <link>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.37002.html</link>
                <comments>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.37002.html</comments>
                <pubDate>Thu, 21 Aug 2008 03:42:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator>Detik.com</dc:creator>

                <category>Detik</category>

                <category>News</category>

                <guid isPermaLink="false">http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.37002.html</guid>
                <description><![CDATA[Kamis, 21/08/2008 03:01 WIB - 	Jakarta -
	Insiden robohnya tembok di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat pada 24 Juli 2008 telah menewaskan pengacara muda Ramses Pasaribu (27). Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) membuat tim khusus untuk menanganinya.Dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (20/8/2008), Peradi menyatakan akan memberikan bantuan hukum serta pembelaan terhadap hak-hak almarhum Ramses beserta keluarganya.Dewan Pimpinan Nasional Peradi menunjuk 6 advokat sebagai anggota tim bantuan hukum (TBH). Yaitu David M Lumban Tobing selaku koordinator, yang beranggotakan Irianto Subiakto, Suhana Natawilmana, Waskito Adiribowo, Alfian Sarumaha, dan Dymas Satrioprojo.Tim ini akan menggelar audiensi dengan Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Soeparno, pada 22 Agustus 2008 di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada pukul 10.00 WIB.Selain itu, TBH juga akan melakukan audiensi dengan Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Djoko Sarwoko, pada hari yang sama pukul 13.00 WIB.Almarhum Ramses yang juga asisten lawyer di firma hukum Luhut Pangaribuan ini adalah salah satu calon advokat. Sedianya, Ramses akan diangkat menjadi advokat di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, pada 28 Agustus 2008 mendatang."Ramses Pasaribu telah melalui semua tahapan untuk menjadi advokat yang disyaratkan oleh Undang-undang No 18 tahun 2003 tentang Advokat. Antara lain mengikuti pendidikan khusus profesi Advokat, lulus ujian profesi advokat, serta melaksanakan magang dua tahun terus-menerus di kantor advokat," kata Ketua Umum DPN Peradi, Otto Hasibuan.Dia pun berharap agar insiden yang menewaskan Ramses tidak akan terulang lagi, baik di PN Jakarta Barat atau pengadilan-pengadilan lainnya di Indonesia.(fiq/fiq)
]]></description>
                        <content:encoded><![CDATA[Kamis, 21/08/2008 03:01 WIB - 	<strong>Jakarta</strong> -<br />
	Insiden robohnya tembok di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat pada 24 Juli 2008 telah <a href="http://www.detiknews.com/read/2008/07/24/142838/977227/10/tembok-pn-jakbar-roboh-ramses-tewas-dengan-kepala-pecah">menewaskan pengacara muda Ramses Pasaribu</a> (27). Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) membuat tim khusus untuk menanganinya.<br /><br />Dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (20/8/2008), Peradi menyatakan akan memberikan bantuan hukum serta pembelaan terhadap hak-hak almarhum Ramses beserta keluarganya.<br /><br />Dewan Pimpinan Nasional Peradi menunjuk 6 advokat sebagai anggota tim bantuan hukum (TBH). Yaitu David M Lumban Tobing selaku koordinator, yang beranggotakan Irianto Subiakto, Suhana Natawilmana, Waskito Adiribowo, Alfian Sarumaha, dan Dymas Satrioprojo.<br /><br />Tim ini akan menggelar audiensi dengan Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Soeparno, pada 22 Agustus 2008 di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada pukul 10.00 WIB.<br /><br />Selain itu, TBH juga akan melakukan audiensi dengan Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Djoko Sarwoko, pada hari yang sama pukul 13.00 WIB.<br /><br />Almarhum Ramses yang juga asisten lawyer di firma hukum Luhut Pangaribuan ini adalah salah satu calon advokat. Sedianya, Ramses akan diangkat menjadi advokat di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, pada 28 Agustus 2008 mendatang.<br /><br />"Ramses Pasaribu telah melalui semua tahapan untuk menjadi advokat yang disyaratkan oleh Undang-undang No 18 tahun 2003 tentang Advokat. Antara lain mengikuti pendidikan khusus profesi Advokat, lulus ujian profesi advokat, serta melaksanakan magang dua tahun terus-menerus di kantor advokat," kata Ketua Umum DPN Peradi, Otto Hasibuan.<br /><br />Dia pun berharap agar insiden yang menewaskan Ramses tidak akan terulang lagi, baik di PN Jakarta Barat atau pengadilan-pengadilan lainnya di Indonesia.<br /><b>(fiq/fiq)</b>]]></content:encoded>
                        <wfw:commentRss>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/detikrss.php</wfw:commentRss>
                </item>
	
	<item>
                <title>Afiffuddin Dilantik Jadi Pj Walikota Medan</title>
                <link>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.37001.html</link>
                <comments>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.37001.html</comments>
                <pubDate>Thu, 21 Aug 2008 03:42:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator>Detik.com</dc:creator>

                <category>Detik</category>

                <category>News</category>

                <guid isPermaLink="false">http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.37001.html</guid>
                <description><![CDATA[Kamis, 21/08/2008 02:01 WIB - 	Medan -
	Afifudin Lubis secara resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Walikota Medan, Sumatera Utara. Afifuddin menggantikan Abdillah yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Januari 2008.Pelantikan yang dipimpin Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin itu berlangsung, Rabu (20/8/2008), di Kantor Gubernur Sumut, Jl Diponegoro, Medan, Sumatera Utara.Afiffuddin yang selama ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Medan, dipercaya memimpin Medan sampai setahun ke depan meneruskan kepemimpinan Walikota Medan Abdillah dan Wakil Walikota Ramli yang diberhentikan sementara oleh Menteri Dalam Negeri karena dugaan kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran.Keduanya kini masih menjalani sidang kasus dugaan korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.&ldquo;Kota Medan adalah cerminan bagi wilayah Sumatera Utara. Bila penanganan di Kota Medan dilakukan dengan baik dan benar, maka orang luar dari Provinsi Sumatera Utara akan melihat bahwa provinsi ini ditangani oleh orang-orang yang profesional,&rdquo; kata Syamsul saat pelantikan.Syamsul Arifin juga mendorong seluruh jajaran Pegawai Negeri Sipil di Pemko Medan, legislatif di DPRD Medan dan unsur Muspida untuk ikut membantu penyelesaian berbagai masalah yang ada di ibukota Provinsi Sumut itu.(rul/fiq)
]]></description>
                        <content:encoded><![CDATA[Kamis, 21/08/2008 02:01 WIB - 	<strong>Medan</strong> -<br />
	Afifudin Lubis secara resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Walikota Medan, Sumatera Utara. Afifuddin menggantikan Abdillah yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Januari 2008.<br /><br />Pelantikan yang dipimpin Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin itu berlangsung, Rabu (20/8/2008), di Kantor Gubernur Sumut, Jl Diponegoro, Medan, Sumatera Utara.<br /><br />Afiffuddin yang selama ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Medan, dipercaya memimpin Medan sampai setahun ke depan meneruskan kepemimpinan Walikota Medan Abdillah dan Wakil Walikota Ramli yang diberhentikan sementara oleh Menteri Dalam Negeri karena dugaan kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran.<br /><br />Keduanya kini masih menjalani sidang kasus dugaan korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.<br /><br />&ldquo;Kota Medan adalah cerminan bagi wilayah Sumatera Utara. Bila penanganan di Kota Medan dilakukan dengan baik dan benar, maka orang luar dari Provinsi Sumatera Utara akan melihat bahwa provinsi ini ditangani oleh orang-orang yang profesional,&rdquo; kata Syamsul saat pelantikan.<br /><br />Syamsul Arifin juga mendorong seluruh jajaran Pegawai Negeri Sipil di Pemko Medan, legislatif di DPRD Medan dan unsur Muspida untuk ikut membantu penyelesaian berbagai masalah yang ada di ibukota Provinsi Sumut itu.<b>(rul/fiq)</b>]]></content:encoded>
                        <wfw:commentRss>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/detikrss.php</wfw:commentRss>
                </item>
	
	<item>
                <title>45 Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Madrid</title>
                <link>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.37000.html</link>
                <comments>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.37000.html</comments>
                <pubDate>Thu, 21 Aug 2008 03:42:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator>Detik.com</dc:creator>

                <category>Detik</category>

                <category>News</category>

                <guid isPermaLink="false">http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.37000.html</guid>
                <description><![CDATA[Kamis, 21/08/2008 01:23 WIB - 	Madrid -
	Sedikitnya 45 orang tewas dalam kecelakaan pesawat di Bandara Udara Internasional Barajas, Madrid, Spanyol. Namun sumber dari bagian gawat darurat menyebut korban tewas mencapai 150 orang.Pesawat milik maskapai Spanair ini jatuh saat berupaya take-off. Asap tebal pun membubung dari pesawat Boeing MD-82 bernomor penerbangan JK5022 yang hendak terbang ke Las Palmas, Canary Islands ini.Pihak Spanair menyebut pesawat ini mengangkut 164 penumpang dan 9 kru. Jumlah korban tewas masih simpang siur. Pemerintah setempat mengkonfirmasi 45 korban tewas, 19 orang terluka parah dan 35 lainnya selamat saat kecelakaan yang terjadi Rabu 20 Agustus 2008.Namun sumber dari unit gawat darurat menyebut korban tewas jauh lebih banyak, yaitu mencapai 150 orang. Hanya 25 orang yang dilaporkan selamat. Di sekitar runway, ada sekitar 20 ambulans dan sejumlah kendaraan pemadam kebakaran. "Mereka mengangkut mayat yang terkena luka bakar. Pesawat itu benar-benar sudah rusak," kata sumber itu seperti diberitakan Reuters, Kamis (21/8/2008).Sementara itu di Bandara Las Palmas, di kepulauan Gran Canaria, puluhan warga terus berdatangan. Didampingi petugas palang merah, mereka dibawa ke ruangan khusus yang jauh dari buruan pers.(fiq/fiq)
]]></description>
                        <content:encoded><![CDATA[Kamis, 21/08/2008 01:23 WIB - 	<strong>Madrid</strong> -<br />
	Sedikitnya 45 orang tewas dalam kecelakaan pesawat di Bandara Udara Internasional Barajas, Madrid, Spanyol. Namun sumber dari bagian gawat darurat menyebut korban tewas mencapai 150 orang.<br /><br />Pesawat milik maskapai Spanair ini jatuh saat<em> </em>berupaya<em> take-of</em>f. Asap tebal pun membubung dari pesawat Boeing MD-82 bernomor penerbangan JK5022 yang hendak terbang ke Las Palmas, Canary Islands ini.<br /><br />Pihak Spanair menyebut pesawat ini mengangkut 164 penumpang dan 9 kru. Jumlah korban tewas masih simpang siur. Pemerintah setempat mengkonfirmasi 45 korban tewas, 19 orang terluka parah dan 35 lainnya selamat saat kecelakaan yang terjadi Rabu 20 Agustus 2008.<br /><br />Namun sumber dari unit gawat darurat menyebut korban tewas jauh lebih banyak, yaitu mencapai 150 orang. Hanya 25 orang yang dilaporkan selamat. Di sekitar<em> runway</em>, ada sekitar 20 ambulans dan sejumlah kendaraan pemadam kebakaran. <br /><br />"Mereka mengangkut mayat yang terkena luka bakar. Pesawat itu benar-benar sudah rusak," kata sumber itu seperti diberitakan <em>Reuters, </em>Kamis (21/8/2008).<br /><br />Sementara itu di Bandara Las Palmas, di kepulauan Gran Canaria, puluhan warga terus berdatangan. Didampingi petugas palang merah, mereka dibawa ke ruangan khusus yang jauh dari buruan pers.<br /><b>(fiq/fiq)</b>]]></content:encoded>
                        <wfw:commentRss>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/detikrss.php</wfw:commentRss>
                </item>
	
	<item>
                <title>Wayang Kulit Tak Bubar Meski Yogya Dilanda Gempa</title>
                <link>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36999.html</link>
                <comments>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36999.html</comments>
                <pubDate>Thu, 21 Aug 2008 03:42:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator>Detik.com</dc:creator>

                <category>Detik</category>

                <category>News</category>

                <guid isPermaLink="false">http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36999.html</guid>
                <description><![CDATA[Kamis, 21/08/2008 00:45 WIB - 	Jakarta -
	Gempa berkekuatan 5,2 skala Richter sempat membuat warga Yogyakarta panik. Namun salah satu pertunjukan wayang kulit yang digelar di kawasan Wonosari, DIY, tidak buyar gara-gara gempa ini.Sekitar pukul 23.19 WIB, gempa itu membuat sebagian warga yang tengah terlelap keluar rumah karena kaget. Namun di kawasan Wonosari yang berada tak jauh dari pusat gempa, warga justru tengah disibukkan dengan berbagai kegiatan di balai desa.Gempa itu pun mengagetkan warga yang sedang asyik menonton pertunjukan wayang kulit, hingga warga yang mempersiapan pemilihan kepala desa (pilkades) dan bersih-bersih desa."Acaranya tidak bubar, warga juga tidak berlarian. Hanya kaget dan saling bertanya-tanya saja," kata salah soerang petugas Polres Wonosari Ipda Anggun Adhika Putra, saat dihubungi detikcom, Kamis (21/8/2008).Menurut Anggun, gempa yang terjadi selama 5 detik tidak menimbulkan kerusakan parah. Meski bangunan sempat bergoyang, namun tidak ada yang ambruk atau retak."Saat ini kondisi sudah normal," pungkasnya.(did/fiq)
]]></description>
                        <content:encoded><![CDATA[Kamis, 21/08/2008 00:45 WIB - 	<strong>Jakarta</strong> -<br />
	Gempa berkekuatan 5,2 skala Richter sempat membuat warga Yogyakarta panik. Namun salah satu pertunjukan wayang kulit yang digelar di kawasan Wonosari, DIY, tidak buyar gara-gara gempa ini.<br /><br />Sekitar pukul 23.19 WIB, gempa itu membuat sebagian warga yang tengah terlelap keluar rumah karena kaget. Namun di kawasan Wonosari yang berada tak jauh dari pusat gempa, warga justru tengah disibukkan dengan berbagai kegiatan di balai desa.<br /><br />Gempa itu pun mengagetkan warga yang sedang asyik menonton pertunjukan wayang kulit, hingga warga yang mempersiapan pemilihan kepala desa (pilkades) dan bersih-bersih desa.<br /><br />"Acaranya tidak bubar, warga juga tidak berlarian. Hanya kaget dan saling bertanya-tanya saja," kata salah soerang petugas Polres Wonosari Ipda Anggun Adhika Putra, saat dihubungi detikcom, Kamis (21/8/2008).<br /><br />Menurut Anggun, gempa yang terjadi selama 5 detik tidak menimbulkan kerusakan parah. Meski bangunan sempat bergoyang, namun tidak ada yang ambruk atau retak.<br /><br />"Saat ini kondisi sudah normal," pungkasnya.<br /><br /><b>(did/fiq)</b>]]></content:encoded>
                        <wfw:commentRss>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/detikrss.php</wfw:commentRss>
                </item>
	
	<item>
                <title>Caleg dari 2 Kubu, KPU Layangkan Surat ke DPP PKB</title>
                <link>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36996.html</link>
                <comments>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36996.html</comments>
                <pubDate>Thu, 21 Aug 2008 03:42:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator>Detik.com</dc:creator>

                <category>Detik</category>

                <category>News</category>

                <guid isPermaLink="false">http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36996.html</guid>
                <description><![CDATA[Kamis, 21/08/2008 00:07 WIB - 	Jakarta -
	Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyurati Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terkait berkas caleg yang diajukan kubu Gus Dur dan Cak Imin. Surat itu untuk meminta klarifikasi terkait tanda tangan pengurus parpol yang mengajukan caleg."Ya besok kita akan kirimi surat ke DPP PKB sesuai dengan alamat yang diterima KPU," kata anggota KPU Andi Nurpati Baharudin kepada detikcom, Rabu (20/8/2008) malam.Keputusan untuk menyurati DPP PKB ini setelah dilakukan rapat pleno di KPU sore tadi. Andi menegaskan, caleg PKB yang akan diterima KPU adalah yang diajukan Muhaimin Iskandar."Ya mereka itu ditandatangani dua orang, artinya pengajuan itu ditandatangani kedua pimpinan partai. Nah, yang kubu lainnya juga sama, jadi ini yang dipertanyakan kita," jelasnya.Selain menyurati DPP PKB yang beralamat di Kalibata, Jakarta Selatan, KPU juga akan menyurati Cak Imin yang berada di Jalan Sukabumi, Menteng, Jakarta Pusat. Usai rapat pleno sendiri, Andi sempat mengatakan, pihaknya berpegang pada aturan UU No 10/2008 bahwa pengajuan caleg ditandatangani Ketua Umum, Sekjen atau sebutan apa pun."Mereka yang mendesak bahwa itu ditandatangani empat tanda tangan pun, ternyata hanya dua tanda tangan," ungkapnya.(zal/fiq)
]]></description>
                        <content:encoded><![CDATA[Kamis, 21/08/2008 00:07 WIB - 	<strong>Jakarta</strong> -<br />
	Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyurati Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terkait berkas caleg yang diajukan kubu Gus Dur dan Cak Imin. Surat itu untuk meminta klarifikasi terkait tanda tangan pengurus parpol yang mengajukan caleg.<br /><br />"Ya besok kita akan kirimi surat ke DPP PKB sesuai dengan alamat yang diterima KPU," kata anggota KPU Andi Nurpati Baharudin kepada detikcom, Rabu (20/8/2008) malam.<br /><br />Keputusan untuk menyurati DPP PKB ini setelah dilakukan rapat pleno di KPU sore tadi. Andi menegaskan, caleg PKB yang akan diterima KPU adalah yang diajukan Muhaimin Iskandar.<br /><br />"Ya mereka itu ditandatangani dua orang, artinya pengajuan itu ditandatangani kedua pimpinan partai. Nah, yang kubu lainnya juga sama, jadi ini yang dipertanyakan kita," jelasnya.<br /><br />Selain menyurati DPP PKB yang beralamat di Kalibata, Jakarta Selatan, KPU juga akan menyurati Cak Imin yang berada di Jalan Sukabumi, Menteng, Jakarta Pusat. Usai rapat pleno sendiri, Andi sempat mengatakan, pihaknya berpegang pada aturan UU No 10/2008 bahwa pengajuan caleg ditandatangani Ketua Umum, Sekjen atau sebutan apa pun.<br /><br />"Mereka yang mendesak bahwa itu ditandatangani empat tanda tangan pun, ternyata hanya dua tanda tangan," ungkapnya.<b>(zal/fiq)</b>]]></content:encoded>
                        <wfw:commentRss>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/detikrss.php</wfw:commentRss>
                </item>
	
	<item>
                <title>Gempa Yogya Bergetar Hingga Pacitan, Warga Panik</title>
                <link>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36995.html</link>
                <comments>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36995.html</comments>
                <pubDate>Thu, 21 Aug 2008 03:42:15 +0700</pubDate>
                <dc:creator>Detik.com</dc:creator>

                <category>Detik</category>

                <category>News</category>

                <guid isPermaLink="false">http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36995.html</guid>
                <description><![CDATA[Kamis, 21/08/2008 00:03 WIB - 	Pacitan -
	Gempa berkekuatan 5,2 Skala Richter (SR) yang berpusat di Wonosari Yogyakarta juga dirasakan warga Pacitan, Jawa Timur. Saat gempa terjadi, warga yang saat itu tengah tidur spontan langsung bangun dan berhamburan keluar rumah.Selain berhamburan ke luar rumah, warga Kelurahan Ploso Kecamatan Kota yang hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari bibir pantai ini juga membunyikan kentongan agar warga segera keluar dari rumah."Saya panik. Saat mau tidur tiba-tiba terasa ada goyangan. Saya beserta keluarga langsung keluar rumah," kata Wiwiik, warga Kelurahan Ploso kepada detiksurabaya.com, Rabu (20/8/2008).Bahkan saking paniknya karena khawatir gempa itu akan menimbulkan tsunami, beberapa warga tampak berlarian keluar rumah sambil membawa harta bendanya.Menurut data Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), gempa terjadi Rabu (20/8/2008) pukul 23.19 WIB. Namun gempa ini tidak berpotensi tsunami.Koordinat pusat gempa berada di 8.72 LS - 110.81 BT, dengan kedalaman 10 KM. Pusat gempa berada di 87 km Tenggara Wonosari-DIY.(bdh/asy)
]]></description>
                        <content:encoded><![CDATA[Kamis, 21/08/2008 00:03 WIB - 	<strong>Pacitan</strong> -<br />
	Gempa berkekuatan 5,2 Skala Richter (SR) yang berpusat di Wonosari Yogyakarta juga dirasakan warga Pacitan, Jawa Timur. Saat gempa terjadi, warga yang saat itu tengah tidur spontan langsung bangun dan berhamburan keluar rumah.<br /><br />Selain berhamburan ke luar rumah, warga Kelurahan Ploso Kecamatan Kota yang hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari bibir pantai ini juga membunyikan kentongan agar warga segera keluar dari rumah.<br /><br />"Saya panik. Saat mau tidur tiba-tiba terasa ada goyangan. Saya beserta keluarga langsung keluar rumah," kata Wiwiik, warga Kelurahan Ploso kepada detiksurabaya.com, Rabu (20/8/2008).<br /><br />Bahkan saking paniknya karena khawatir gempa itu akan menimbulkan tsunami, beberapa warga tampak berlarian keluar rumah sambil membawa harta bendanya.<br /><br />Menurut data Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), gempa terjadi Rabu (20/8/2008) pukul 23.19 WIB. Namun gempa ini tidak berpotensi tsunami.<br /><br />Koordinat pusat gempa berada di 8.72 LS - 110.81 BT, dengan kedalaman 10 KM. Pusat gempa berada di 87 km Tenggara Wonosari-DIY.<b>(bdh/asy)</b>]]></content:encoded>
                        <wfw:commentRss>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/detikrss.php</wfw:commentRss>
                </item>
	
	<item>
                <title>Gempa 5,2 SR Goyang Bangunan Warga Yogyakarta</title>
                <link>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36994.html</link>
                <comments>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36994.html</comments>
                <pubDate>Thu, 21 Aug 2008 03:42:14 +0700</pubDate>
                <dc:creator>Detik.com</dc:creator>

                <category>Detik</category>

                <category>News</category>

                <guid isPermaLink="false">http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36994.html</guid>
                <description><![CDATA[Rabu, 20/08/2008 23:29 WIB - 	Yogyakarta -
	Gempa yang mengguncang Yogyakarta ternyata berkekuatan 5,2 skala Richter (SR). Sebagian penghuni Kota Gudeg yang tengah terlelap pun merasakan goncangan selama kurang lebih sekitar 5 detik.Menurut data Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), gempa terjadi Rabu (20/8/2008) pukul 23.19 WIB. Namun gempa ini tidak berpotensi tsunami.Koordinat pusat gempa berada di 8.72 LS - 110.81 BT, dengan kedalaman 10 KM. Pusat gempa berada di 87 km Tenggara Wonosari-DIY. Gempa terasakan selama 5 detik dan membuat bangunan rumah bergoyang. Meski demikian, hal itu tidak membuat warga panik dengan berlebihan. Suasana kota Yogyakarta pun relatif lengang. (fiq/fiq)
]]></description>
                        <content:encoded><![CDATA[Rabu, 20/08/2008 23:29 WIB - 	<strong>Yogyakarta</strong> -<br />
	Gempa yang mengguncang Yogyakarta ternyata berkekuatan 5,2 skala Richter (SR). Sebagian penghuni Kota Gudeg yang tengah terlelap pun merasakan goncangan selama kurang lebih sekitar 5 detik.<br /><br />Menurut data Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), gempa terjadi Rabu (20/8/2008) pukul 23.19 WIB. Namun gempa ini tidak berpotensi tsunami.<br /><br />Koordinat pusat gempa berada di 8.72 LS - 110.81 BT, dengan kedalaman 10 KM. Pusat gempa berada di 87 km Tenggara Wonosari-DIY. <br /><br />Gempa terasakan selama 5 detik dan membuat bangunan rumah bergoyang. Meski demikian, hal itu tidak membuat warga panik dengan berlebihan. Suasana kota Yogyakarta pun relatif lengang. <b>(fiq/fiq)</b>]]></content:encoded>
                        <wfw:commentRss>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/detikrss.php</wfw:commentRss>
                </item>
	
	<item>
                <title>Sekretaris FPDIP Tak Kaget dengan Pengakuan Agus Condro</title>
                <link>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36993.html</link>
                <comments>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36993.html</comments>
                <pubDate>Thu, 21 Aug 2008 03:42:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator>Detik.com</dc:creator>

                <category>Detik</category>

                <category>News</category>

                <guid isPermaLink="false">http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36993.html</guid>
                <description><![CDATA[Rabu, 20/08/2008 23:21 WIB - 	Jakarta -
	Pengakuan anggota FPDIP Agus Condro yang menerima Rp 500 juta usai terpilihnya Deputi Senior Gurbenur BI Miranda Goeltom menjadi kejutan bagi banyak pihak. Namun Sekretaris FPDIP Ganjar Pranowo mengaku tidak kaget."Saya nggak kaget terhadap isi (pengakuan). Tapi itu kok muncul sekarang," ujar Ganjar saat ditemui detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2008). Agus Condro, lanjut Ganjar, setelah diperiksa KPK memang sempat berkomunikasi dengannya. "Hanya saja saya terkejut ketika ini belum sampai pada peradilannya, tapi sudah di-blow up habis," ujar alumni Fakultas Hukum UGM ini.Ganjar pun mempersilakan rekannya itu untuk mengungkap segala fakta terkait skandal itu dalam sidang di Pengadilan Tipikor."Ya sudah sampaikan saja itu dalam kesaksian di Pengadilan Tipikor," kata Ganjar menirukan sarannya dulu.Menurut Ganjar, PDIP belum memberi penilaian terhadap Agus Condro setelah politisi berkumis itu dimintai penjelasan. "Masih terlalu dini untuk melakukan penilaian," tandasnya.(lrn/fiq)
]]></description>
                        <content:encoded><![CDATA[Rabu, 20/08/2008 23:21 WIB - 	<strong>Jakarta</strong> -<br />
	Pengakuan anggota FPDIP Agus Condro yang menerima Rp 500 juta usai terpilihnya Deputi Senior Gurbenur BI Miranda Goeltom menjadi kejutan bagi banyak pihak. Namun Sekretaris FPDIP Ganjar Pranowo mengaku tidak kaget.<br /><br />"Saya nggak kaget terhadap isi (pengakuan). Tapi itu kok muncul sekarang," ujar Ganjar saat ditemui detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2008). <br /><br />Agus Condro, lanjut Ganjar, setelah diperiksa KPK memang sempat berkomunikasi dengannya. <br /><br />"Hanya saja saya terkejut ketika ini belum sampai pada peradilannya, tapi sudah di-<em>blow up</em> habis," ujar alumni Fakultas Hukum UGM ini.<br /><br />Ganjar pun mempersilakan rekannya itu untuk mengungkap segala fakta terkait skandal itu dalam sidang di Pengadilan Tipikor.<br /><br />"Ya sudah sampaikan saja itu dalam kesaksian di Pengadilan Tipikor," kata Ganjar menirukan sarannya dulu.<br /><br />Menurut Ganjar, PDIP belum memberi penilaian terhadap Agus Condro setelah politisi berkumis itu dimintai penjelasan. "Masih terlalu dini untuk melakukan penilaian," tandasnya.<br /><b>(lrn/fiq)</b>]]></content:encoded>
                        <wfw:commentRss>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/detikrss.php</wfw:commentRss>
                </item>
	
	<item>
                <title>Kalla Minta Gubernur Sulbar Minta Maaf pada Mega</title>
                <link>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36992.html</link>
                <comments>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36992.html</comments>
                <pubDate>Thu, 21 Aug 2008 03:42:12 +0700</pubDate>
                <dc:creator>Detik.com</dc:creator>

                <category>Detik</category>

                <category>News</category>

                <guid isPermaLink="false">http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36992.html</guid>
                <description><![CDATA[Rabu, 20/08/2008 22:32 WIB - 	Jakarta -
	Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh mendapat perintah dari Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meminta maaf kepada mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. Apa salah Anwar?Permintaan itu hanya gurauan Kalla saat memberi sambutan dalam acara peluncuran buku biografi Gubernur Sulbar berjudul &#39;Meniti Pengabdian Merintis Kemandirian&#39; di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2008).Kalla mengenang peresmian Provinsi Sulawesi Barat yang hanya selang satu bulan sebelum Pilpres 2004. Saat itu, Megawati masih menjadi Presiden."Sulawesi barat diresmikan satu bulan sebelum Pilpres, setelah itu berjanji akan mendukung SBY-JK. Kamu (Anwar Adnan Saleh) harus minta maaf kepada Ibu Mega," ujar Kalla disambut tawa seluruh undangan.Kalla pun memuji pembangunan di Sulbar yang dinilainya maju pesat."Sepuluh hari yang lalu, saya sempat ke Sulawesi Barat, saya lihat sudah ada pesawat terbang, jalan-jalan. Itu sangat bagus sekali. Asal jangan bercita-cita merdeka saja," selorohnya, lagi-lagi disambut tawa.(fiq/fiq)
]]></description>
                        <content:encoded><![CDATA[Rabu, 20/08/2008 22:32 WIB - 	<strong>Jakarta</strong> -<br />
	Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh mendapat perintah dari Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meminta maaf kepada mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. Apa salah Anwar?<br /><br />Permintaan itu hanya gurauan Kalla saat memberi sambutan dalam acara peluncuran buku biografi Gubernur Sulbar berjudul &#39;Meniti Pengabdian Merintis Kemandirian&#39; di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2008).<br /><br />Kalla mengenang peresmian Provinsi Sulawesi Barat yang hanya selang satu bulan sebelum Pilpres 2004. Saat itu, Megawati masih menjadi Presiden.<br /><br />"Sulawesi barat diresmikan satu bulan sebelum Pilpres, setelah itu berjanji akan mendukung SBY-JK. Kamu (Anwar Adnan Saleh) harus minta maaf kepada Ibu Mega," ujar Kalla disambut tawa seluruh undangan.<br /><br />Kalla pun memuji pembangunan di Sulbar yang dinilainya maju pesat.<br /><br />"Sepuluh hari yang lalu, saya sempat ke Sulawesi Barat, saya lihat sudah ada pesawat terbang, jalan-jalan. Itu sangat bagus sekali. Asal jangan bercita-cita merdeka saja," selorohnya, lagi-lagi disambut tawa.<br /><b>(fiq/fiq)</b>]]></content:encoded>
                        <wfw:commentRss>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/detikrss.php</wfw:commentRss>
                </item>
	
	<item>
                <title>Kecewa Kasus Ijazah Palsu Bupati Lebak, Mahasiswa Mogok Makan</title>
                <link>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36991.html</link>
                <comments>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36991.html</comments>
                <pubDate>Thu, 21 Aug 2008 03:42:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator>Detik.com</dc:creator>

                <category>Detik</category>

                <category>News</category>

                <guid isPermaLink="false">http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.36991.html</guid>
                <description><![CDATA[Rabu, 20/08/2008 22:47 WIB - 	Serang -
	15 Mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Keumala) menggelar aksi mogok makan. Mereka kecewa dengan penyidikan kasus pemalsuan ijazah Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya yang tidak segera dilimpahkan ke pengadilan.Peserta mogok makan terdiri dari 4 perempuan dan 11 laki-laki. Mereka menggelar aksinya di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Banten, Jl Raya Serang-Pandeglang Km 5, Serang, Banten, Rabu (20/8/2008) sejak pukul 10.00 WIB.Mereka menuntut penuntasan kasus ijazah palsu Bupati Lebak yang memenangkan Pilkada Lebak pada 2003 lalu. Pantauan detikcom, dua mahasiswi sempat mengalami muntah-muntah. Sementara yang lainnya masih tetap bertahan dan berbaring di dua tenda yang mereka buat di depan pagar Gedung Kejati Banten.Para mahasiswa mengancam akan melakukan aksi jahit mulut jika penyidik Kejati Banten tidak segera melimpahkan kasus ini ke pengadilan. (fiq/fiq)
]]></description>
                        <content:encoded><![CDATA[Rabu, 20/08/2008 22:47 WIB - 	<strong>Serang</strong> -<br />
	15 Mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Keumala) menggelar aksi mogok makan. Mereka kecewa dengan penyidikan kasus pemalsuan ijazah Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya yang tidak segera dilimpahkan ke pengadilan.<br /><br />Peserta mogok makan terdiri dari 4 perempuan dan 11 laki-laki. Mereka menggelar aksinya di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Banten, Jl Raya Serang-Pandeglang Km 5, Serang, Banten, Rabu (20/8/2008) sejak pukul 10.00 WIB.<br /><br />Mereka menuntut penuntasan kasus ijazah palsu Bupati Lebak yang memenangkan Pilkada Lebak pada 2003 lalu. <br /><br />Pantauan detikcom, dua mahasiswi sempat mengalami muntah-muntah. Sementara yang lainnya masih tetap bertahan dan berbaring di dua tenda yang mereka buat di depan pagar Gedung Kejati Banten.<br /><br />Para mahasiswa mengancam akan melakukan aksi jahit mulut jika penyidik Kejati Banten tidak segera melimpahkan kasus ini ke pengadilan. <br /><b>(fiq/fiq)</b>]]></content:encoded>
                        <wfw:commentRss>http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/detikrss.php</wfw:commentRss>
                </item>
		<atom:link href="http://detik.massaint.com/detikrss.php" rel="self" type="application/rss+xml" />
        </channel>
</rss>
