Index Berita

2010-02-10 16:53:38
Geruduk Mabes Polri, Massa HMI Minta Aan Dibebaskan
2010-02-10 16:54:21
KPK Bicara Korupsi, Raut Muka Pejabat Bali Tegang
2010-02-10 16:45:02
Gorong-gorong Jebol 5 Meter, Jalinteng Sumatera Putus
2010-02-10 16:33:30
Istana Baru Dengar Noordin M Top Keliling Cikeas
2010-02-10 16:36:07
Pansus Century Diminta Tunda Temui Amiruddin
2010-02-10 16:36:13
Senasib dengan Bilqis, Perut Ismail Terus Membengkak
2010-02-10 16:37:12
Rapat Pansus Century Dibuka, Dirut PLN Pamit Pulang
2010-02-10 16:19:07
Menhub Jamin Tak ada Kekerasan Lagi Bagi Mahasiswa Baru STIP
2010-02-10 16:27:05
Priyo: Menteri Golkar Harus Siap Hadapi Kemungkinan Terburuk
2010-02-10 16:28:20
Sistem Satu Arah Akan Diberlakukan Selain di Jatibaru - Tn Abang
2010-02-10 16:29:12
Ical Minta Anggota Pansus Tak Ubah Sikap Kritisnya
2010-02-10 16:35:55
Palin Ejek Obama, Gibbs Sindir Palin
2010-02-10 16:11:33
Aris Susanto Anggota JAT Pimpinan Abu Bakar Ba'asyir
2010-02-10 16:16:00
PD Mengaku Sejajar dengan Partai Koalisi
2010-02-10 16:16:04
Pengacara Muchdi: Majelis Eksaminasi Ilegal
Lihat Index Berita Sebelumnya
DetikNews ala Dicky
RSS available

Bantu UPGRADE servernya yuk ... (Total USD 50 USD - Thx to Sigit Watiman, anonym #1.)
atau ke BCA No rek: 524.0125.813 (Dicky Wahyu Purnomo)

Mau dikirim ke email saat berita baru?
Subscribe ke: detiknews-subscribe@jugamanusia.com


2010-02-09 12:25:15
Hamas Tuding AS Hambat Upaya Penyatuan Palestina

Moskow -
Pemimpin Hamas Khaled Meshaal menuding pemerintah Amerika Serikat (AS) merusak upaya penyatuan Palestina. Bahkan Meshaal melihat tak ada peluang bagi perdamaian di Timur Tengah di bawah kepemimpinan Israel saat ini.

Dikatakan Meshaal, Hamas menginginkan perjanjian rekonsiliasi dengan gerakan Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas secepat mungkin. Hal itu disampaikan Meshaal pada konferensi pers usai pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov yang mengundangnya ke Mosko, Rusia.

"Sayangnya, ada serangkaian hambatan untuk rekonsiliasi cepat, pertama-tama adalah pengaruh eksternal dan tekanan dari AS," kata Meshaal. Menurutnya, AS menggunakan berbagai cara untuk menghambat upaya rekonsiliasi itu.

Hamas dikucilkan oleh negara-negara Barat karena kelompok pejuang Palestina itu menolak mengakui Israel. Sedangkan gerakan Fatah merupakan rival Hamas.

Hamas telah memenangi pemilihan parlemen pada tahun 2006 namun belum diakui sebagai partai dominan karena perpecahannya dengan Fatah. Hamas mengambil alih kekuasaan di Jalur Gaza setahun kemudian dalam pertempuran dengan pasukan Fatah.

(ita/iy)



Lihat Langsung dari Detik.com